SOSIALISASI TENTANG KESEHATAN DARI MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Gambar 1: Mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro sedang mengadakan sosialisasi tentang Hipertensi
Gambar 2: OSIS SMP Negeri 2 Tangen sedang menyimak penjelasan dari Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro

ST@RO, Hari ini Jumat, 27 Januari 2023 OSIS SMP Negeri 2 Tangen kedatangan tamu dari mahasiswa kedokteran Universitas Diponegoro Semarang yang sedang melaksanakan KKN di wilayah desa Tangen. Mereka pingin memberikan pemahaman kepada peserta didik di SMP Negeri Tangen yang kali ini hanya diwakili oleh OSIS tentang Hipertensi dan Diabetes Mellitus.

Perlu kita ketahui bersama bahwa penyakit hipertensi dan diabetes ini sangat sering kita jumpai disekitar kita, oleh karena itu kita perlu tahu tentang apa itu hipertensi? dan diabetes millitus?. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/ tenang (InfoDATIN, Kemenkes RI).

Tekanan darah dikatakan normal bila sistolik nenunjukan angka 120 mmHg dan diastolik 80 mmHg atau 120/80 mmHg, pre Hipertensi 135/88 mmHg kalau angka tekanan darah menunjukan angka seperti ini maka perlu pencegahan sebab ada resiko tekanan darah tinggi sedangkan apabila tekanan darah 140/90 mmHg ini dikatakan hipertensi oleh karena itu segera menemui tenaga kesehatan agar cepat diatasi. Bagaimana cara pencegahanya :

  1. Mengatur pola makan yang baik
  2. olahraga teratur
  3. menghindari kebiasaan buru seperti merokok dan konsumsi alkohol
  4. Menghindari konsumsi natrium atau sodium berlebihan seperti garam dapur
  5. Lakukan diagnosis dini sebagai cara pencegahan

Sedangkan gejala yang dapat dijumpai pada penyakit hipertensi ini adalah nyeri kepala saat terjaga, kadang disertai mual dan muntah, penglihatan kabur, langkah tidak beraturan, pusing, wajah memerah, sakit kepala, keluar darah tiba-tiba tengkuk pegal dan lain-lain.

Diabetes millitus adalah penyakit kronis akibat pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin yang dihasilkan dengan efektif. Klasifikasi DM ada 2 tipe. Tipe 1 adalah kegagalan pankreas dalam menghasilkan / memproduksi insulin. Tipe 2 adalah tipe diabetes yang disebabkan sel tubuh tidak dapat menggunakan gula darah dengan baik karena terganggunya respon tubuh terhadap insulin.

Klasifikasi Diabetes

Kadar gula saat puasa dikatakan normal jika < 100, Prediabetes 100 – 126, Diabetes > 126. Sedangkan kadar gula darah setelah makan dikatakan normal jika <140 mg/dl, Prediabetes 140 – 200 mg/dl dan diabetes jika > 200

Cara Pencegahan

  1. Rutin berolah raga
  2. Menjaga berat badan ideal
  3. Cukup minum air putih
  4. Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang
  5. Melakukan pengecekan gula darah secara berkala

Materi di atas adalah materi yang disampaikan oleh mahasiswa kedokteran Undip yang sedang mengadakan KKN di wilayah desa Tangen, di ruang laboratorium SMP Negeri 2 Tangen, yang disampaikan hari ini didepan OSIS oleh sdri. Alicia Dwi Prayogo dan Alvina Prima Sari yang sekarang sedang melaksanakan KKN di wilayayah desa Tangen.

Semoga bermanfaat baik dari mahasiswa sendiri mmaupun OSIS SMP Negeri 2 Tangen khusunya dan pada umumnya semua guru, tendik dan semua siswa serta masyarakat sekitar.

Penulis: Slamet Indarto, M.Pd