JALAN SEHAT MEMBANGUN JIWA DAN RAGA SMP NEGERI 2 TANGEN

Star dari Sekolah
Masuk desa Sigit
Masuk desa Mojo

STARO, Jumat, 10 Februari 2023

Profil pelajar pancasila yang merupakan bagian terpenting dalam kurikulum merdeka mengajarkan kepada kita untuk membangun jiwa raga anak-anak di sekolah. Selama ini boleh dibilang jiwanya anak-anak belum banyak yang tersentuh, mereka hanya diberikan materi soal-soal yang begitu menyita pikiran dan waktu anak-anak. Dengan diberlakukanya kurikulum merdeka ini yang didalamnya terdapat profil Pelajar  Pancasila maka jiwa raga anak-anak secara perlahan-lahan bisa dibina. Banyaknya jam yang bisa diterapkan di sekolah membuat guru dan siswa merdeka untuk berinovasi.

Jiwa anak-anak, dapat dibangun atau ditumbuhkembangkan melalui pembelajaran agama, praktek ibadah,  penerapan teladan yang baik melalui Akhlaqul Karimah, pemberian contoh yang baik bagi guru-guru, baik itu melalui perbuatan, perkataan dan tingkah laku.

Sedangkan raganya, dapat ditumbuhkembangkan melalui pembelajaran yang dilakukan dengan penerapan proyek. Guru bisa mengajak dan membimbing siswa untuk membuat sesuatu yang bernilai manfaat dan juga ekonomis., mengajak mereka berolah raga juga merupakan salah satu dari membangun raga anak-anak, dapat juga dengan mengajarkan berbagai keterampilan kepada siswa, maka berati kita sudah membina raganya. 

Oleh karena itu untuk membangun jiwa dan raga anak-anak, seperti biasanya setiap hari Jumat minggu ke 2 SMP Negeri 2 Tangen melaksanakan program pembiasaan jalan sehat mengitari lingkungan sekitar wilayah yang berdekatan dengan Sekolah. Jalan sehat yang diikuti oleh semua warga SMP Negeri 2 Tangen dilaksanakan dalam rangka pembiasaan yang diprogramkan oleh kesiswaan. Tidak terkecuali kepala sekolah juga turut meramaikan kegiatan tersebut.

Kali ini jalan sehat tidak seperti biasanya, jarak tempuh kali ini agak berbeda dengan biasanya, dengan durasi waktu sekitar 2 jam semua warga sekolah melaksanakan dengan penuh semangat, padahal biasanya jarak tempuh hanya memakan waktu 45 menit. Jalan sehat merupakan kegiatan yang mendukung P5 ( Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yaitu bangunlah jiwa dan ragaku. Tujuannya adalah untuk melatih ketahanan fisik / jasmani agar tubuh semakin kuat dan sehat. Jalan santai yang melewati perkampungan, persawahan dan hutan jati membuat tubuh serasa segar kembali dan pikiran menjadi fresh karena menghirup udara yang tidak tercemar dengan polusi udara.

Namun jalan sehat kali ini diwarnai dengan kejadian yang kurang menyenangkan, karena ada salah satu anak yang melempar batu kepada temanya hingga berdarah dikepalanya (walaupun sebenarnya hanya bersendau gurau), untung saat itu ada bapak ibu guru yang mendampingi sehingga dengan sigap segera meminta pertolongan kepada bapak guru yang masih ada di sekolah untuk segera menjemput anak yang terluka di tempat kejadian tersebut, kemudian langsung dibawa ke bidan desa Sigit supaya segera tertangani, alkhamdulilah lukanya tidak serius jadi tidak perlu dijahit.

Acara jalan sehat tersebut dimulai pukul 07.15 WIB berangkat dari halaman sekolah yang dikomandoi oleh Bapak Mafakir, S.Ag yang mempunyai suara lantang dan tegas serta dibantu oleh bapak ibu guru SMP Negeri 2 Tangen, mengarahkan rute yang harus dilalui yaitu desa Singet – Sigit – Mojo dan Sanggrahan kemudian ke sekolah yang jaraknya kurang lebih 3,5 km sampai di sekolah sekitar jam 9.15 menit.

Sebagai evaluasi jalan sehat kali ini banyak dikeluhkan oleh anak dan bapak ibu guru karena terlalu jauh oleh karena itu agenda berikutnya akan mencari rute yang dekat saja dengan jarak tempu maksimal 45 menit.

Demikian laporan kegiatan pagi ini Jumat, 10 Februari 2023, SMP Negeri 2 Tangen. (KS)

Tinggalkan Balasan