PELAKSANAAN GIAT UKBI ADAPTIF MERDEKA SMP NEGERI 2 TANGEN

Gambar 1: Peserta UKBI Adaftif Merdeka SMP Negeri 2 Tangen

Gambar 2: Contoh Sertifikat Hasil UKBI di SMP Negeri

Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa dengan mahir berbahasa Indonesia artinya generasi penerus bangsa mengakui kemerdekaan berbahasa dan menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa.

Namun sebagai Warga Negara Indonesia, apakah  Anda pernah menguji kemampuan berbahasa Indonesia Anda? Apakah  Anda pernah mengukur seberapa mahir Anda menulis, membaca, menyimak, dan berbicara bahasa Indonesia? Apabila belum, Anda dapat mengikuti UKBI yang merupakan singkatan dari Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia sebagai cara untuk mengukur kemahiran berbahasa. UKBI adalah sarana uji untuk mengukur kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia lisan atau tulis. UKBI terdiri atas lima seksi, yaitu Seksi I (Mendengarkan), Seksi II (Merespons Kaidah), dan Seksi III (Membaca) dalam bentuk soal pilihan ganda serta Seksi IV (Menulis) dalam bentuk presentasi tulis dan Seksi V (Berbicara) dalam bentuk presentasi lisan.

Giat UKBI Adaptif Merdeka ini merupakan program dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang pelaksanaanya tidak berbayar dan dilakukan  secara daring  bagi pelajar SMP dan SMA sederajat pada bulan Februari – Nopember 2023.

SMP Negeri 2 Tangen pada hari Rabu, 12 April 2023 telah berhasil melaksanakan Giat UKBI Adaptif Merdeka yang terselenggara mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB yang diikuti oleh 20 siswa kelas 8. UKBI Adaftif Merdeka tersebut terdiri atas tiga seksi, yaitu Seksi I (Mendengarkan), Seksi II (Merespons Kaidah), dan Seksi III (Membaca). Seluruh peserta didik mengikuti Giat UKBI ini dengan penuh antusias, walaupun rata-rata masih belum sesuai dengan harapan tetapi saya sebagai Kepala Sekolah tetap bersyukur karena disela-sela puasanya peserta didik tetap antusias mengerjakan soal-soal UKBI.

Adapun kriteria pemeringkatanya-pun tidak jauh berbeda dengan TOFEL. Jika TOFEL memiliki 9 kategori pemeringkatan maka  UKBI memiliki 7 pemeringkatan yang terdiri dari, 1) Istimewa (725 – 800), 2) Sangat Unggul (641 – 724), 3) Unggul (578 – 640), 4) Madya (482 – 577), 5) Semenjana (405 – 481), 6) Marginal (326 – 404), dan 7) Terbatas (251 – 325). Pelaksanaan UKBI di SMPN 2 Tangen  berjalan dengan sukses dan lancar, dengan hasil beragam yang diraih oleh para peserta didik, dari Marginal sampai pada Madya.

Akhirnya, sebagai Kepala Sekolah saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas terselenggaranya Giat UKBI Adaptif Merdeka di SMP Negeri 2 Tangen. UKBI Adaptif Merdeka ini merupakan uji kompetensi untuk  mengukur kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Serta bertujuan  untuk meningkatkan mutu kemahiran berbahasa Indonesia dikalangan pelajar tingkat SMP maupun SMA sederajat.

Harapan saya, semoga dengan adanya Giat UKBI Adaptif Merdeka ini mutu kemahiran Berbahasa Indonesia dikalangan peserta didik  SMP negeri 2 Tangen semakin baik dan mampu meningkatkan prestasi belajarnya khususnya mapel Bahasa Indonesia.

(Selamat ber UKBI semoga kalian mampu berprestasi, berbahasa Indonesialah yang baik dan benar, bangsa Indonesia akan semakin tenar).

KS SMP Negeri 2 Tangen, Rabu, 12/04/2023

Tinggalkan Balasan